Dalil-Dalil Tentang Menikah - Keluarga Bahagia Fadhil
Headlines News :
Home » » Dalil-Dalil Tentang Menikah

Dalil-Dalil Tentang Menikah

Written By Keyword Terkenal on Minggu, 05 Juni 2011 | 22.49

Assalamu alikum warohmtullohi wa barokaatuh

Artikel Dalil-Dalil Tentang Menikah ini hanya sebagai pembuka dari blog ini, setelah saya menyelesaikan desainnya kok kayanya gak enak banget kelihatan kosong. Jadi saya publish sebuah artikel yang saya ambil dari http://endyen.blogspot.com/2008/07/dalil-dalil-tentang-menikah.html. Ke depannya mudah-mudahan saya selalu bisa menyajikan artikel-artikel original.


Dalil-dalil tentang menikah
"Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."
(Q.S. Ar Ruum, 030:021)
"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Alloh akan mengkayakan mereka dengan karuniaNya. Dan Alloh Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui."
(Q.S. An Nuur, 024:032)
"Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah."
(Q.S. Adz Dzariyaat, 051:049)
"Dialah yang menciptakan kalian dari satu orang, kemudian darinya Dia menciptakan istrinya, agar menjadi cocok dan tenteram kepadanya."
(Q.S. Al A'raf, 007:189)
"Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku."
(H.R. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.)
"Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah mampu untuk menikah, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya."
(H.R. Bukhori-Muslim)
"Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan hidup adalah istri yang sholihah."
(H.R. Muslim)
"Jika datang (melamar) kepadamu orang yang engkau senangi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia (dengan putrimu). Jika kamu tidak menerima (lamaran)-nya niscaya terjadi malapetaka di bumi dan kerusakan yang luas."
(H.R. At-Turmidzi)
"Wahai generasi muda! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara."
(H.R. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas'ud)
"Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain."
(H.R. Abdurrazak dan Baihaqi)
"Dari Anas, Rosululloh SAW. pernah bersabda: 'Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat.'"
(H.R. Ibnu Majah, -dhaif-)
"Rosululloh SAW bersabda: 'Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka.'"
(Al Hadits)
"Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."
(H.R. Thabrani)
"Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama."
(H.R. Ibnu Majah)

Sumber : http://endyen.blogspot.com/2008/07/dalil-dalil-tentang-menikah.html
Share this article :

1 komentar:

Blogger Themes

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Keluarga Bahagia Fadhil - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template